Akses Jalan Senayan – Lamusung Pangkas Waktu Tempuh, Petani dan Peternak Kian Terbantu

Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Pembangunan akses jalan di kawasan Jalan Senayan – Lamusung, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jalan yang kini telah di-hotmix tersebut turut membantu aktivitas petani dan peternak di wilayah setempat.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, H. Sudarli, S.AP., mengatakan keberadaan akses jalan tersebut membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih singkat dan efisien.

Menurutnya, sebelum akses jalan dibangun, masyarakat dari Desa Senayan, Tapir, Lamusung hingga Air Suning harus melalui wilayah Seteluk untuk mencapai tujuan. Kondisi tersebut membuat jarak tempuh menjadi lebih jauh dan membutuhkan waktu serta biaya bahan bakar lebih besar.

“Dengan adanya akses jalan ini, masyarakat sangat terbantu. Kalau sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 10 menit, sekarang cukup sekitar 5 menit untuk mencapai tujuan,” ungkap H. Sudarli belum lama ini.

Ia menilai, pengaspalan jalan menggunakan hotmix semakin meningkatkan manfaat akses tersebut. Jalan yang lebih baik tidak hanya memudahkan kendaraan masyarakat, tetapi juga memperlancar aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan peternak yang setiap hari membutuhkan akses untuk mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan ternak.

“Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga petani dan peternak. BBM juga lebih irit karena jarak tempuh menjadi lebih pendek,” katanya.

H. Sudarli menambahkan, akses jalan tersebut kini menjadi jalur alternatif penting yang menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk Desa Senayan, Desa Tapir, Lamusung dan Air Suning. Jalur itu juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Taliwang menuju Pelabuhan Poto Tano.

“Intinya, keberadaan jalan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani dan peternak. Masyarakat yang dari Taliwang menuju Pelabuhan Poto Tano juga menjadi lebih terbantu,” ujarnya.

Meski demikian, H. Sudarli berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada pembangunan badan jalan. Menurutnya, sejumlah fasilitas pendukung masih diperlukan agar akses tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman dalam jangka panjang.

Ia meminta pemerintah daerah dapat membuka akses jaringan listrik di sekitar kawasan tersebut untuk mendukung pemasangan lampu penerangan jalan.

“Harapan kami pemerintah daerah juga bisa memasang akses jaringan listrik sehingga nantinya dapat dipasang lampu penerangan jalan,” katanya.

Selain penerangan, ia juga meminta pembangunan saluran drainase di sekitar Jalan Senayan – Lamusung. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi genangan akibat limpasan air hujan, terutama saat memasuki musim penghujan.

“Drainase juga perlu dipasang untuk mencegah genangan air di bundaran saat musim hujan. Dengan adanya saluran drainase, air hujan bisa mengalir dengan baik sehingga akses jalan tidak tergenang,” imbuhnya.

Menurutnya, pembangunan drainase dan penerangan jalan akan menjadi pelengkap penting bagi akses yang telah dibangun. Dengan dukungan infrastruktur tersebut, manfaat jalan diharapkan semakin optimal dalam menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi warga di kawasan Poto Tano dan sekitarnya.(SN01/***)