Bupati Amar Percepat Program Agribisnis Sapi Bali, Distribusi Ditarget Akhir 2026
Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mempercepat pelaksanaan Program Agribisnis Sapi Bali sebagai salah satu program unggulan KSB Maju Luar Biasa. Saat ini, progres persiapan di lapangan dinilai berjalan baik, mulai dari pengecekan kandang, ketersediaan sumber air hingga penyesuaian rencana investasi penggemukan ternak.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, mengatakan tahapan persiapan terus dimatangkan agar pendistribusian sapi kepada kelompok penerima dapat dilakukan sesuai target.
“Progresnya cukup bagus. Saat ini tinggal menyesuaikan dengan rencana investasi penggemukan,” ujar Bupati Amar saat dikonfirmasi media ini.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga pada optimalisasi peran para fasilitator yang telah ditempatkan untuk mendampingi setiap kelompok peternak.
Bupati menjelaskan, setiap kelompok didampingi tiga jenis fasilitator dengan tugas yang berbeda. Fasilitator bidang pertanian bertanggung jawab membimbing penyediaan dan pengelolaan pakan ternak, fasilitator bidang peternakan mendampingi pembangunan kandang serta aspek teknis pemeliharaan, sedangkan fasilitator kesehatan hewan atau dokter hewan memastikan kondisi kesehatan ternak tetap terjaga.
“Para fasilitator harus benar-benar berfungsi sebagai manajerial di masing-masing kelompok sehingga seluruh tahapan program berjalan sesuai perencanaan,” tegasnya.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menargetkan distribusi ternak sapi dapat direalisasikan pada November hingga Desember 2026. Jadwal tersebut diharapkan menjadi awal siklus produksi yang berkelanjutan hingga tahun-tahun berikutnya.
Bupati Amar juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait beserta para fasilitator untuk bekerja secara maksimal demi menyukseskan program strategis tersebut.
“Saya minta seluruh OPD terkait dan para fasilitator sama-sama serius menyukseskan program ini,” katanya.
Ia menegaskan, Program Agribisnis Sapi Bali bukan sekadar kegiatan pengadaan ternak, tetapi menjadi upaya membangun ekosistem peternakan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui program ini, pemerintah menargetkan daerah mampu meningkatkan produksi sapi Bali, memperkuat ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan daging masyarakat lokal, sekaligus memasok kebutuhan daging di kawasan industri pertambangan.
“Ini adalah pembelajaran untuk menumbuhkan siklus usaha peternakan yang berkelanjutan. Harapan kita, minimal mampu memenuhi kebutuhan lokal hingga kebutuhan daging di kawasan tambang,” pungkas Bupati.(SN01)
