AMMAN Lanjutkan Komitmen, Lepas Puluhan Scholars dan Talenta Sepak Bola Asal KSB
Sumbawa Barat, SapaNTB.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Bertempat di Aula Paserang – lantai III Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KSB, Kamis 9 Juli 2026, pukul 15.30 wita, perusahaan melepas 34 peserta AMMAN Scholars asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk menempuh pendidikan vokasi di sejumlah sekolah kejuruan unggulan di Pulau Jawa, sekaligus memberangkatkan 12 talenta muda sepak bola kategori U-15 mengikuti program pelatihan di PSS Development Center, Sleman.
Prosesi pelepasan yang menandai tahun keenam pelaksanaan Program AMMAN Scholars di KSB itu dihadiri sekaligus dipimpin Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. Kehadiran pemerintah daerah menjadi wujud dukungan terhadap kolaborasi dunia usaha dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kami mengapresiasi konsistensi Program AMMAN Scholars yang kini memasuki tahun keenam. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah ST, MSi.
Sebanyak 34 siswa yang lolos merupakan hasil seleksi yang berlangsung secara ketat dan transparan. Mereka akan menempuh pendidikan selama tiga tahun di delapan sekolah kejuruan mitra AMMAN yang berada di Kudus, Malang, dan Ponorogo. Melalui program tersebut, para peserta dipersiapkan menjadi lulusan vokasi yang memiliki kompetensi, siap memasuki dunia kerja, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Mereka akan belajar di berbagai jurusan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, seperti teknik mesin, ketenagalistrikan, pengembangan perangkat lunak dan gim, alat berat, automasi, nautika, desain komunikasi visual, kulinari, kecantikan dan spa, perhotelan, hingga busana.
Senior Manager Social Impact AMMAN, Aji Suryanto, menjelaskan hingga 2026 lebih dari 350 pelajar asal Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa telah memperoleh kesempatan mengikuti Program AMMAN Scholars melalui jenjang SMK maupun Diploma III di berbagai institusi pendidikan vokasi unggulan.
Menurutnya, AMMAN Scholars merupakan bagian dari pilar Human Capital Development dalam Program PPM AMMAN yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Melalui pilar tersebut, AMMAN berupaya menciptakan sumber daya manusia yang mandiri, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.
“Program ini menjadi salah satu upaya AMMAN memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri,” jelas Aji.
Selain sektor pendidikan, AMMAN juga terus mengembangkan potensi generasi muda melalui bidang olahraga. Pada kesempatan yang sama, perusahaan memberangkatkan 12 pemain sepak bola usia dini asal KSB untuk mengikuti pembinaan selama satu tahun di PSS Development Center, Sleman.
Program bertajuk AMMAN Football Fellowship tersebut merupakan bagian dari inisiatif Sports for Development (S4D) di bawah pilar Human Capital Development. Kerja sama AMMAN dengan PSS Sleman telah berlangsung sejak 2023 sebagai upaya mencetak atlet muda yang tidak hanya unggul secara teknik bermain, tetapi juga memiliki karakter kuat dan prestasi akademik.
PSS Sleman dipilih sebagai mitra karena memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan pemain usia muda serta telah melahirkan banyak pesepak bola yang berkiprah di Liga 1 hingga Tim Nasional Indonesia. Selain itu, lingkungan pendidikan di Yogyakarta dinilai mampu mendukung pembentukan karakter dan perkembangan akademik para peserta.
Di balik keberhasilan program tersebut, tersimpan kisah perjuangan para penerima manfaat. Amelia, siswi SMP Negeri 1 Brang Rea yang diterima di SMK NU Banat Kudus jurusan Busana, mengaku sempat pesimistis karena harus bersaing dengan ratusan peserta lainnya.
“Apapun hasilnya saya tetap berusaha semaksimal mungkin. Alhamdulillah akhirnya saya terpilih,” ungkap Amelia.
Ia mengaku sedih harus berpisah dengan orang tua, namun kesempatan itu menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang desainer busana.
Hal senada disampaikan Dirga, siswa SMP Negeri 1 Seteluk yang diterima di SMK PGRI 1 Kudus jurusan Perhotelan. Ia mengaku termotivasi mengikuti seleksi setelah mendapat informasi dan dorongan dari alumni AMMAN Scholars.
“Lewat peluang ini saya ingin mewujudkan impian bekerja di kapal pesiar sambil berkeliling dunia,” katanya.
Dirga mengaku sempat diliputi rasa cemas karena persaingan yang sangat ketat. Dari lebih dari 400 peserta seleksi, hanya sekitar 60 orang yang dinyatakan lolos sehingga ia sempat khawatir gagal dan mengecewakan kedua orang tuanya.
Sementara itu, Arya asal Kecamatan Maluk dan Ahyar dari SMP Negeri 1 Taliwang yang lolos mengikuti pembinaan sepak bola di PSS Development Center juga mengaku bangga sekaligus terharu.
“Ini adalah cita-cita saya menjadi pemain sepak bola profesional. Saya senang mendapat kesempatan ini meski harus berpisah dengan orang tua,” ujar mereka.
Semangat pengembangan sumber daya manusia melalui AMMAN Scholars juga terus berlanjut di Kabupaten Sumbawa. Tahun 2026 menjadi tahun ketiga pelaksanaan program tersebut di wilayah itu, dengan 27 peserta dinyatakan lolos untuk menempuh pendidikan di sekolah-sekolah kejuruan mitra AMMAN.
Pelepasan peserta asal Kabupaten Sumbawa dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dijalankan secara berkelanjutan, AMMAN terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan industri masa depan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa.(SN01)
