Distribusi Sapi Bali di KSB Ditargetkan Agustus 2026, 18 Kelompok Jadi Penerima

Sumbawa Barat, SapaNtb.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pertanian terus mematangkan pelaksanaan Program KSB Maju Luar Biasa pada sektor agribisnis peternakan sapi Bali. Sebanyak 1.218 ekor sapi Bali disiapkan untuk didistribusikan kepada 18 kelompok plasma di delapan kecamatan, dengan target penyaluran mulai Agustus 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat, Jamilatun, melalui Kepala Bidang Peternakan Amiruddin, Kamis (4/6/2026), menyampaikan bahwa distribusi ternak akan dilakukan setelah seluruh sarana dan prasarana pendukung rampung dibangun. Fasilitas tersebut meliputi kandang kolektif, gudang pakan, sistem pengelolaan limbah, sumur bor, serta menara air.

“Distribusi akan dilakukan setelah semua fasilitas siap, sehingga pengelolaan ternak dapat berjalan optimal sejak awal,” ujarnya di ruang kerjanya.

Program ini melibatkan 21 fasilitator yang akan mendampingi 18 kelompok plasma yang tersebar di delapan kecamatan, kecuali Kecamatan Maluk. Para fasilitator bersama kelompok peternak akan mendapatkan pembekalan teknis terkait pelaksanaan program yang terintegrasi dengan aplikasi KSB Maju Luar Biasa.

Melalui aplikasi tersebut, seluruh data peternakan akan dicatat secara berkala, mulai dari kondisi kesehatan hewan, perkembangan bobot badan, umur ternak, hingga dokumen administrasi lainnya. Sistem ini diharapkan mampu memastikan pengelolaan peternakan berjalan secara terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Saat ini, program telah memasuki tahap penanaman rumput gajah sebagai sumber pakan utama serta pembangunan kandang kolektif. Penanaman rumput gajah telah dilakukan sejak satu bulan terakhir di 13 titik yang tersebar di delapan kecamatan.

Dari total 18 kelompok plasma, sembilan kelompok difokuskan pada pengembangan ternak dan sembilan kelompok lainnya pada penggemukan sapi. Pemerintah daerah menyiapkan 400 ekor sapi betina siap bunting untuk kelompok pengembangan, 800 ekor pedet jantan untuk penggemukan, serta 18 ekor sapi jantan pemacek, sehingga total bantuan mencapai 1.218 ekor sapi Bali.

Untuk mendukung keberhasilan program, para fasilitator juga akan mendapatkan pelatihan khusus dari tenaga ahli Universitas Mataram terkait teknik budidaya, manajemen pemeliharaan ternak, serta pendampingan kelompok peternak.

Amiruddin berharap program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Semoga Program KSB Maju Luar Biasa bidang agribisnis sapi Bali ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (SN01/Adv)