Jelang Distribusi 1.218 Sapi Bali, Pemkab KSB Perkuat Fasilitator

Sumbawa Barat, SapaNtb.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus memperkuat pendampingan Program KSB Maju Luar Biasa (KSB Maju LB) sektor agribisnis peternakan sapi Bali dengan menyiapkan 21 fasilitator untuk mendampingi 18 kelompok plasma penerima manfaat di berbagai wilayah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan optimal, mulai dari tahap persiapan hingga distribusi ternak. Penguatan pendampingan tersebut menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Pertanian bersama para fasilitator dan pengurus kelompok plasma.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Hairul Jibril, MM, menegaskan bahwa peran fasilitator sangat krusial dalam mendukung keberhasilan program, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

“Nanti di aplikasi KSB Maju Luar Biasa bidang agribisnis sapi Bali akan diinput data kesehatan hewan, perkembangan berat badan, umur, dokumen, dan lain-lain,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, para fasilitator direkrut dari tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang peternakan, mulai dari sarjana peternakan, ahli pakan, ahli budidaya, hingga dokter hewan.

Saat ini, program telah memasuki tahap persiapan, yakni penanaman rumput gajah dan pembangunan kandang kolektif sebelum distribusi ternak dilakukan. Penanaman rumput gajah dilakukan di 13 titik yang tersebar di delapan kecamatan.

Program tersebut terbagi dalam dua skema kegiatan, yakni sembilan kelompok pengembangan dan sembilan kelompok penggemukan. Untuk kelompok pengembangan, pemerintah daerah akan menyalurkan 400 ekor sapi betina siap bunting. Sementara itu, kelompok penggemukan akan menerima 800 ekor sapi jantan serta 18 ekor pejantan, sehingga total bantuan mencapai 1.218 ekor sapi Bali.

Hairul menegaskan, distribusi ternak tidak akan dilakukan sebelum seluruh fasilitas pendukung tersedia dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Kami sudah melihat setting lokasi pembangunan kandang kolektif,” katanya.

Selain itu, seluruh fasilitator akan mendapatkan pembekalan dari tenaga ahli Universitas Mataram terkait manajemen pemeliharaan sapi, teknik budidaya modern, serta strategi pendampingan kelompok guna meningkatkan produktivitas ternak.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat memperkuat sektor peternakan rakyat sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.(SN01/Adv)