Kesbangpol KSB Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat Program Sekolah BERSINAR di SMPN 8 Taliwang
Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumbawa Barat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kalangan pelajar melalui program Sekolah Bersih dari Narkoba (BERSINAR) di SMPN 8 Taliwang, Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba sejak dari lingkungan pendidikan.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumbawa Barat, Saifullah, S.IP., hadir bersama Sekretaris Badan, Kepala Bidang Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional beserta jajaran. Turut hadir narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat dan Satresnarkoba Polres Sumbawa Barat, Kepala SMPN 8 Taliwang, para guru, serta sekitar 40 peserta didik.
Dalam sambutannya, Saifullah menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga dan masyarakat. Anak-anak kita harus memiliki karakter yang kuat dan mampu menjauhi berbagai bentuk pergaulan negatif,” tegas Saifullah.
Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi bagian dari gerakan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas narkoba. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga masa depan daerah agar terbebas dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.
Upaya tersebut juga dinilai penting seiring berkembangnya sejumlah kawasan di KSB sebagai destinasi wisata, salah satunya Desa Labuhan Kertasari. Pertumbuhan sektor pariwisata diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan sosial, termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan diawali dengan pembacaan dan penandatanganan Komitmen Bersama Sekolah Bersih dari Narkoba (BERSINAR) oleh seluruh unsur yang hadir.
Dalam sesi materi, Ardiansyah, SE., MM, dari BNN Kabupaten Sumbawa Barat memaparkan berbagai bentuk ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar, termasuk langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Sementara itu, AIPDA Adnansyah, SH, dari Satresnarkoba Polres Sumbawa Barat memberikan pemahaman mengenai aspek hukum tindak pidana narkotika serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu aparat memberantas peredaran gelap narkoba.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa aktif berdialog dengan narasumber mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, pola peredarannya di kalangan remaja, hingga langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan lingkungan sekolah.
Sekretaris Kesbangpol KSB, Arie Kurniawan, ST., M.M.Inov., pada akhir kegiatan mengajak seluruh peserta tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama sosialisasi, tetapi mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengetahuan yang diperoleh hari ini harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman, sehat, produktif dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Melalui program Sekolah BERSINAR, Pemkab Sumbawa Barat berharap upaya pencegahan narkoba dapat terus diperluas ke seluruh satuan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan terbebas dari ancaman narkotika.(SN01/***)
