Paripurna DPRD, Bupati Amar Jelaskan Raperda Perubahan APBD 2026

Sumbawa Barat, SapaNtb.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Sumbawa Barat terhadap Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Senin (6/7/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai II Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa Barat itu dipimpin Ketua DPRD Kaharuddin Umar, didampingi Wakil Ketua DPRD Badarudin Duri, S.Psi., dan Merliza, S.Sos.I., M.M. Paripurna turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, atas dukungan, masukan, dan pembahasan yang telah dilakukan terhadap Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Menurut Bupati, berbagai catatan dan rekomendasi dari DPRD terkait aspek pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah telah ditindaklanjuti sebagai bagian dari penyusunan Raperda Perubahan APBD 2026 sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah.

Ia menjelaskan, penyampaian Pengantar Nota Keuangan bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai arah kebijakan fiskal daerah, struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan, serta prioritas pembangunan yang akan menjadi dasar pembahasan bersama DPRD.

Bupati menegaskan, penyusunan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Tema pembangunan daerah tahun 2026 mengusung “Memperkokoh Kedaulatan Pangan dan Energi, serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif”, yang selaras dengan arah pembangunan nasional sekaligus menjadi tahapan penting dalam mewujudkan visi KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat.

Dalam nota keuangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memproyeksikan pendapatan daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 1.155.081.455.490. Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 270,9 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 785,8 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp98,3 miliar.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp 2.252.410.830.422. Anggaran tersebut dialokasikan untuk memenuhi belanja wajib, belanja mengikat, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembangunan infrastruktur, hingga penguatan berbagai program unggulan daerah.

Program prioritas yang mendapat dukungan anggaran di antaranya Kartu Sumbawa Barat Maju yang meliputi Maju Pendidikan, Maju Kesehatan, Maju Perumahan, Maju Tani Ternak, Maju Perikanan, Maju UMKM, dan Maju Sosial. Selain itu, anggaran juga diarahkan untuk mendukung Program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa melalui klaster pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan industri.

Pada sektor pembiayaan daerah, pemerintah mencatat penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 1.144.729.374.932, sedangkan pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah direncanakan sebesar Rp 47,4 miliar.

Bupati menegaskan bahwa seluruh komposisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah disusun dengan memperhatikan dukungan terhadap program nasional Asta Cita, prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Amar Nurmansyah berharap proses pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama DPRD dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas perhatian, dukungan, serta saran yang konstruktif bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat. Semoga seluruh ikhtiar yang kita lakukan mendapat ridho dan keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya.(SN01)