Pemkab Sumbawa Barat Percepat Integrasi Data Sektoral Wujudkan Satu Data Daerah

Sumbawa Barat, SapaNtb.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mulai mengintegrasikan data sektoral dari seluruh perangkat daerah secara menyeluruh melalui Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten guna mewujudkan kemandirian data daerah dan mendukung kebijakan pembangunan berbasis data akurat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2024–2029 serta berbagai program unggulan daerah dapat berjalan tepat sasaran dengan dukungan data yang terintegrasi dan valid.

Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa keberadaan sistem data tunggal menjadi instrumen penting dalam mengendalikan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menyebut pemutakhiran data secara berkala sebagai kunci utama agar program pemerintah lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kemandirian data ini menjadi perhatian bersama. Kita harus memastikan bagaimana menyediakan data dalam satu sistem yang terhubung dan mampu menjawab tugas pokok dan fungsi setiap instansi,” ujarnya dalam Forum SDI yang berlangsung di Ruang Rapat Graha Fitrah, Rabu (3/6/2026).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumbawa Barat sekaligus Ketua Forum SDI, Drh. Hairul MM mengungkapkan bahwa berdasarkan penilaian akhir Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Indeks SDI Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2025 mencapai 81,9 poin dengan predikat Baik.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, Sekda menginstruksikan seluruh 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menginventarisasi dan menyusun daftar data perangkat daerah, serta menetapkan Daftar Data Prioritas melalui Surat Keputusan Kepala OPD. Data tersebut nantinya akan divalidasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Daftar Data Prioritas Daerah.

“Predikat ini harus terus ditingkatkan melalui perbaikan di sembilan aspek penilaian, terutama pada aspek perencanaan yang masih perlu perhatian lebih. Karena itu, Sekretariat SDI bersama Dinas Kominfo diminta segera merampungkan Dokumen Rencana Aksi SDI tingkat kabupaten,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyusunan Rencana Aksi SDI oleh Bappeda selaku Sekretariat SDI bersama Dinas Kominfo sebagai Walidata Daerah bertujuan agar pengelolaan data di setiap OPD berjalan selaras dengan kebijakan daerah dan program unggulan seperti Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.

Forum tersebut juga menegaskan bahwa tata kelola data pemerintah harus berbasis pada data berkualitas, yakni data yang akurat, lengkap, relevan, andal, serta tersedia tepat waktu sesuai prinsip Satu Data Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Administrasi Umum dr. H. Syaifuddin, Kepala BPS Sumbawa Barat Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, serta seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.(SN01)