Perkuat Layanan, RSUD Asy-Syifa’ Target Buka Poli Onkologi dan Poli Kulit – Kelamin, Estetika 2026

Sumbawa Barat, SapaNtb.com – RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat menargetkan pembukaan dua layanan kesehatan baru pada tahun 2026, yakni Poli Onkologi serta Poli Kulit dan Kelamin Estetika. Kehadiran dua layanan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov menjelaskan bahwa pembukaan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan seiring dengan program transformasi kesehatan yang tengah dijalankan rumah sakit tersebut.

Menurutnya, keberadaan Poli Onkologi menjadi kebutuhan mendesak mengingat jumlah kasus kanker di Kabupaten Sumbawa Barat tergolong cukup tinggi setiap tahunnya.

“Data di KSB menunjukkan pasien kanker mencapai sekitar 300 hingga 400 kasus per tahun. Kasusnya beragam, mulai dari kanker kulit, payudara, usus, paru-paru, serviks hingga jenis kanker lainnya,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Andy mengungkapkan, pada tahun 2026 RSUD Asy-Syifa’ juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan berupa fasilitas ruangan untuk terapi pasien kanker. Sejumlah peralatan medis dan ruang pelayanan pun telah dipersiapkan oleh pihak rumah sakit.

“Alat-alat dan ruangan sudah kami siapkan, tinggal menunggu dokter spesialisnya,” katanya.

Saat ini, pihak rumah sakit tengah menjalin komunikasi dengan dokter spesialis onkologi yang nantinya akan menangani pasien kanker. Selain itu, fasilitas penunjang pelayanan onkologi juga sedang dalam proses penyelesaian agar dapat segera dioperasikan.

“Kami siapkan fasilitas penunjangnya, tetapi sumber daya manusia terutama dokter spesialis harus lebih dulu dipastikan,” jelasnya.

Selain menghadirkan layanan onkologi, RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat juga berencana membuka pelayanan Poli Kulit dan Kelamin Estetika. Layanan tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga daerah.

“Pelayanan kulit dan kelamin sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Andy.

Ia menambahkan, layanan Poli Kulit dan Kelamin Estetika direncanakan beroperasi pada sore hari. Sejauh ini pihak rumah sakit juga telah melakukan komunikasi awal dengan calon tenaga medis yang akan bertugas.

“Sudah ada dua calon dokter yang akan menangani layanan onkologi dan pelayanan kulit serta kelamin,” bebernya. (SN01)