Reses III Andi Laweng Dibanjiri Aspirasi, Ribuan Warga Bugis Titip Harapan Pembangunan

Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Ribuan warga memadati kediaman pribadi Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Andi Laweng, SH., MH., di Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Selasa (28/7/2026) malam. Antusiasme masyarakat mengikuti Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi pembangunan yang akan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD KSB dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Taliwang itu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat hingga akhir masa jabatannya. Ia memastikan setiap usulan yang disampaikan akan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diupayakan masuk dalam program pembangunan daerah.

Mengawali sambutannya, Andi Laweng menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang hadir. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal anggota legislatif, melainkan ruang musyawarah antara wakil rakyat dan masyarakat untuk merumuskan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Mohon maaf apabila kegiatan ini mengganggu aktivitas. Kehadiran kita malam ini adalah untuk bermusyawarah dan menyampaikan berbagai aspirasi demi kemajuan Sumbawa Barat,” ujarnya.

Andi menjelaskan, pelaksanaan reses merupakan amanat peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), serta berbagai ketentuan teknis DPRD.

Melalui forum tersebut, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kebutuhan, keluhan, maupun usulan pembangunan yang nantinya menjadi dasar penyusunan Pokir DPRD.

“Jangan malas menyampaikan usulan. Silakan bapak dan ibu menyampaikan aspirasi, termasuk kritik. Semua itu akan kami terima sebagai bahan evaluasi demi pembangunan KSB yang lebih baik,” tegasnya.

Ia mengungkapkan sejumlah aspirasi hasil reses sebelumnya telah direalisasikan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses dan terus diperjuangkan. Memasuki dua tahun masa jabatannya, Andi optimistis masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai usulan masyarakat.

Bahkan, Ia menyatakan akan memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di wilayah Karang Bugis sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang diberikan masyarakat.

“InsyaAllah dua tahun ke depan Saya khususkan Karang Bugis menjadi perhatian utama. Mandat yang diberikan masyarakat akan saya pertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Seluruh aspirasi akan Saya perjuangkan semaksimal mungkin,” katanya.

Andi juga mengungkapkan bahwa DPRD KSB saat ini sedang membahas Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, hasil reses akan dirumuskan menjadi Pokir DPRD yang dapat diakomodasi melalui berbagai program pembangunan dengan alokasi sekitar Rp2,5 miliar per tahun, meliputi pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, hingga program sosial.

Selain membahas pembangunan infrastruktur, Andi turut menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda melalui olahraga. Menurutnya, banyak atlet berbakat yang membutuhkan dukungan agar mampu berkembang dan mengharumkan nama daerah.

“Olahraga memberikan dampak besar terhadap kesehatan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter generasi muda. Ini bukan untuk mendiskreditkan siapa pun, tetapi menjadi bahan evaluasi agar pembinaan atlet semakin baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mengawal jalannya pembangunan daerah agar kemampuan fiskal Kabupaten Sumbawa Barat yang dinilai cukup baik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Warga Sampaikan Beragam Aspirasi

Pada sesi dialog, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan.

Ema, warga Lingkungan Muhajirin, kembali mengusulkan pembangunan saluran drainase di Gang Muhajirin yang sebelumnya telah disampaikan pada reses terdahulu. Ia juga mengajukan bantuan peralatan usaha laundry.

Perwakilan PC Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) mengusulkan bantuan seragam organisasi, sound system portable, pelibatan pemuda dalam program KSB Maju, serta dukungan hibah bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Bless mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan serta penyediaan fasilitas panggung yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan sosial maupun hajatan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Andi memastikan sebagian kebutuhan masyarakat akan mulai direalisasikan pada akhir tahun 2026.

“InsyaAllah sound portable akan Kita upayakan tahun ini. Panggung juga sudah Kita anggarkan sebanyak 12 unit sehingga masyarakat Bugis nantinya dapat memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan,” katanya.

Ia juga memastikan persoalan drainase menjadi salah satu prioritas penanganan karena selama ini menyebabkan genangan air di sejumlah titik di Kelurahan Bugis.

“Drainase akan Kita benahi terlebih dahulu agar aliran air kembali normal. Setelah itu pembangunan lanjutan akan terus kita perjuangkan,” jelasnya.

Pada sesi dialog berikutnya, Jayadi mengusulkan bantuan peralatan pertukangan berupa mesin pemotong keramik. Asnaini meminta tambahan lampu jalan di kawasan belakang Warung Padang dan Gang Warung Mamira. Ani mengusulkan pembangunan bronjong di bantaran sungai yang mulai mengalami abrasi.

Tokoh pemuda, Dani meminta perhatian terhadap pembinaan cabang olahraga. M. Saleh AM kembali mengusulkan penambahan lampu jalan, Sumiati mengajukan bantuan kursi roda untuk orang tuanya menderita sakit, sedangkan Abidin meminta bantuan ternak sapi.

Menjawab berbagai usulan tersebut, Andi menegaskan seluruh aspirasi telah dicatat dan akan diprioritaskan sesuai kemampuan keuangan daerah, terutama dalam pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027.

Khusus terkait pembinaan olahraga, Ia menilai pemerintah daerah melalui KONI telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar kepada masing-masing cabang olahraga. Namun, apabila masih ditemukan atlet yang belum mendapatkan pembinaan maksimal, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi.

“Saya bahkan meminta Inspektorat Daerah melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran seluruh cabang olahraga agar penggunaannya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan ternak sapi akan direalisasikan secara bertahap. Sementara usulan pembangunan jalan lingkungan harus mendapatkan persetujuan seluruh warga sekitar agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Menutup kegiatan reses, Andi Laweng menyampaikan terima kasih atas seluruh kritik, saran, dan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

“Terima kasih atas seluruh kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat Kelurahan Bugis. InsyaAllah semuanya akan Kami tindak lanjuti dan perjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” tutupnya.

Dari pantauan SapaNTB.com, lokasi pelaksanaan Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 dipenuhi ribuan konstituen sehingga area kegiatan nyaris tidak mampu menampung seluruh peserta. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Kelurahan Bugis yang aktif menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan daerah.(SN01)