Upacara Syukur Awal 2026, Bupati Amar Tekankan Evaluasi dan Komitmen Pembangunan
Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Upacara Syukur Ke-I Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman depan Gedung Graha Fitrah, Selasa (20/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menekankan pentingnya momentum awal tahun sebagai ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan pembangunan daerah.
Sebelum upacara dimulai, Bupati menyerahkan santunan Jaminan Kematian bagi peserta Asuransi Nelayan serta menyerahkan dua unit ambulance Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk Puskesmas Poto Tano dan Puskesmas Tongo sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati Amar Nurmansyah menyampaikan bahwa Upacara Syukur yang telah menjadi agenda rutin bulanan pemerintah daerah merupakan momentum penting untuk berkumpul, melakukan evaluasi, sekaligus memperkuat tekad dalam menjalankan amanah pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Mengawali tahun 2026 ini, marilah kita jadikan sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat yang kita cintai ini,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), atas dedikasi dan kerja keras selama tahun 2025.
Bupati menyoroti capaian kinerja pemerintah daerah, di antaranya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang mencapai 91,88 persen sehingga menempatkan Kabupaten Sumbawa Barat dalam kategori terbaik di tingkat nasional. Selain itu, kinerja pendapatan daerah juga mencatatkan capaian hingga 140 persen, yang disebut sebagai yang terbaik pertama secara nasional hingga akhir tahun lalu.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat serta menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang.
Lebih lanjut, sebagai bentuk akuntabilitas dalam penyelenggaraan program kerja pemerintah daerah, Bupati meminta seluruh Kepala OPD untuk membangun komunikasi yang baik dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses audit pengelolaan keuangan dan aset daerah Tahun Anggaran 2025.
Ia mengingatkan agar seluruh jajaran OPD bersikap akomodatif, kooperatif, dan transparan dalam setiap tahapan pemeriksaan yang dilakukan.
“Saya berharap kepada seluruh Kepala OPD beserta jajarannya untuk bersikap akomodatif, kooperatif, dan transparan terhadap segala tahapan dan proses yang dilakukan. Mohon disiapkan semua, dirapihkan, dan dicek kembali agar tidak ada yang terlewat, tidak ada yang kurang,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya penataan dokumen secara baik dan sistematis agar proses pemeriksaan dapat berjalan lancar, sekaligus mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat selama 11 tahun berturut-turut.
Dengan komitmen tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu terus menjaga tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (SN01)






