Antisipasi Kebakaran, Damkarmat KSB Periksa Instalasi Listrik OPD

IMG-20261101-WA0005

Sumbawa Barat, SapaNTB.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan melakukan langkah mitigasi kebakaran ke sejumlah kantor pemerintah maupun nonpemerintah guna memastikan sistem proteksi kebakaran berfungsi optimal sekaligus mencegah risiko kebakaran sejak dini.

Langkah tersebut diprioritaskan pada pemeriksaan instalasi listrik dan kelengkapan sarana pemadam kebakaran di setiap gedung, mengingat korsleting atau arus pendek listrik menjadi salah satu potensi penyebab terjadinya kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa Barat, Drs. H. Abdul Razak, menyampaikan rencana tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/4/2026). Ia menjelaskan, kegiatan mitigasi akan dilakukan melalui pemeriksaan langsung terhadap kondisi instalasi listrik serta kesiapan peralatan proteksi kebakaran di masing-masing instansi.

“Dalam kunjungan mitigasi nanti, kami akan mengecek kondisi kabel, alat pengaman instalasi listrik, serta alat pemadam api ringan (APAR) yang harus memenuhi standar SNI,” ungkap Abdul Razak.

Sebagai langkah awal, Damkarmat KSB akan menyasar seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di kawasan Kemutar Telu Center (KTC). Pemeriksaan tersebut akan melibatkan tim teknis Damkarmat untuk memastikan kondisi bangunan dan fasilitas pendukung keselamatan kebakaran memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Menurut Abdul Razak, upaya mitigasi ini penting dilakukan karena pencegahan harus menjadi perhatian bersama sebelum terjadi peristiwa kebakaran. Terlebih, kesiapan sistem proteksi dan ketersediaan alat pemadam yang sesuai standar merupakan bagian penting dalam meminimalkan risiko maupun dampak kebakaran.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini baru beberapa instansi yang secara aktif meminta pendampingan maupun penilaian terkait kondisi keamanan gedung dari potensi kebakaran.

“Ke depan, kami ingin semua instansi memiliki kesiapsiagaan yang baik terhadap bahaya kebakaran, sehingga potensi kerugian dapat diminimalisir,” ujarnya.

Melalui program mitigasi tersebut, Damkarmat KSB berharap seluruh instansi pemerintah maupun swasta semakin meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan kebakaran. Tidak hanya memastikan ketersediaan APAR, tetapi juga memperhatikan kelayakan instalasi listrik dan sistem proteksi bangunan secara berkala.

Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan lebih dini, sehingga potensi terjadinya kebakaran maupun dampak kerugian terhadap aset dan keselamatan manusia di lingkungan perkantoran dapat ditekan.(SN01)