Program KSB Maju di RSUD Asy-Syifa’ Beri Manfaat Nyata bagi Warga
Sumbawa Barat, SapaNtb.com – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Program KSB Maju yang dilaksanakan melalui RSUD Asy-Syifa’, terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sejak diluncurkan pada Mei 2025, ratusan warga telah menerima berbagai layanan kesehatan melalui program tersebut, mulai dari bantuan biaya pendamping pasien hingga layanan ambulans dan pemulangan jenazah secara gratis.
Manajemen RSUD Asy-Syifa’ mencatat, sepanjang tahun 2025 program tersebut telah menyentuh ratusan penerima manfaat. Berdasarkan data penerima Program KSB Maju tahun 2025, sebanyak 907 pasien menerima bantuan dana pendamping pasien rujukan luar daerah. Selain itu, terdapat 10 pasien yang mendapatkan layanan ambulans gratis, 71 pasien menerima bantuan pemulangan jenazah dari luar daerah ke rumah duka di Kabupaten Sumbawa Barat, serta 109 pasien yang difasilitasi pemulangan jenazah dari RSUD Asy-Syifa’ ke rumah duka di dalam wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Direktur RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat, Andy Suhaeri S.ST., M.M., Inov, menjelaskan bahwa pelaksanaan Program KSB Maju di rumah sakit tersebut difokuskan pada kemudahan akses layanan kesehatan, kecepatan pelayanan, serta keterjangkauan biaya bagi masyarakat melalui pemanfaatan Kartu KSB Maju.
“Program ini memberikan sejumlah fasilitas, di antaranya layanan ambulans gratis melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), bantuan biaya pendamping pasien rujukan luar daerah sebesar Rp1,5 juta, serta layanan pemulangan jenazah secara gratis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan biaya pendamping bagi pasien yang dirujuk ke luar daerah dan menjalani rawat inap hingga saat ini telah diterima oleh 907 orang. Para penerima manfaat tersebut merupakan pasien yang dirujuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien rawat jalan yang kemudian harus menjalani perawatan lanjutan di luar daerah, maupun warga Sumbawa Barat yang sakit saat berada di luar daerah dan membutuhkan perawatan di rumah sakit setempat.
Selain itu, layanan pemulangan jenazah gratis juga telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Tercatat sebanyak 71 warga Sumbawa Barat yang meninggal di luar daerah telah difasilitasi pemulangannya ke daerah asal melalui program tersebut. Sementara itu, 109 kasus pemulangan jenazah di dalam wilayah Kabupaten Sumbawa Barat juga mendapatkan dukungan layanan dari program yang sama.
Andy menambahkan, penyaluran bantuan dalam Program KSB Maju tetap mengacu pada persyaratan administrasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Namun, prosesnya dibuat sederhana agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tersebut.
Secara administratif, masyarakat cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP Kabupaten Sumbawa Barat untuk memperoleh layanan. Bagi warga yang telah memiliki Kartu KSB Maju, mereka hanya perlu menunjukkan kartu tersebut karena di dalamnya telah tercantum nomor identitas penerima manfaat.
“Kalau dokumen kependudukan tersebut ada, tentu bantuan layanan tersebut langsung diberikan,” tegas Andy.
Melalui berbagai fasilitas tersebut, RSUD Asy-Syifa’ berharap Program KSB Maju dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan perlindungan dan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat yang membutuhkan layanan medis.(SN01)






