Pemda KSB Dukung Program Sapi Bali, Bupati Tekankan Keseriusan Pengelola

Sumbawa Barat, SapaNtb.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar sosialisasi Program KSB Maju Luar Biasa Agribisnis Peternakan Sapi di Kantor Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Selasa (2/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kelompok melalui sektor peternakan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat Jamilatun, S.Pt, Asisten II Setda KSB Syahril, ST, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd.

Dalam arahannya, Bupati Amar Nurmansyah menegaskan bahwa program agribisnis peternakan sapi merupakan program strategis pemerintah daerah yang dirancang untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kesungguhan dan keterlibatan aktif anggota kelompok yang akan menjalankan kegiatan tersebut.

“Saya perlu melihat kesungguhan Bapak-Bapak semua. Karena yang akan mengerjakan ini adalah keterlibatan aktif anggota kelompok. Tanpa keseriusan, program ini tidak mungkin berjalan,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, Kecamatan Brang Ene dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki potensi besar melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKM). Di wilayah tersebut terdapat empat kelompok HKM yang mengelola lahan sekitar 1.000 hektare, yang dinilai sangat potensial untuk mendukung pengembangan agribisnis peternakan sapi.

Menurutnya, keberadaan lahan yang sudah dikelola kelompok serta sumber daya manusia yang siap bekerja menjadi modal penting dalam menjalankan program tersebut. Sistem pengelolaan juga dirancang berbasis kelompok agar manfaatnya dapat dirasakan secara bersama.

“HKM ini sudah memiliki lahan yang dikuasai, memiliki kelompok dan sumber daya manusia yang siap menjadi tenaga kerja langsung dalam program. Siapa yang bekerja, dialah yang akan mendapatkan manfaatnya. Semua diatur secara kelompok, bukan untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Dalam program ini, pemerintah daerah akan memberikan dukungan berupa pembangunan kandang kolektif, penyediaan pakan, serta bantuan bibit ternak. Tahap awal akan difokuskan pada pengembangan sapi Bali dengan pola intensif untuk penggemukan.

Ke depan, pemerintah juga merencanakan pengembangan sapi eksotik setelah tahap awal program berjalan optimal.

“Untuk tahap pertama kita mulai dengan sapi Bali. Tahun depan, baru kita rencanakan sapi eksotik. Kita awali dulu dengan yang sudah kita kuasai dan sesuai kondisi daerah,” ujarnya.

Di Kecamatan Brang Ene sendiri akan dibentuk dua plasma, yakni Plasma Batu Dulang dan Plasma Ontar Telu. Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok, termasuk adanya komitmen tertulis dari seluruh anggota kelompok sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan program.

Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara terpadu, mulai dari penanaman hijauan pakan ternak hingga pengelolaan kandang kolektif. Kelompok HKM diwajibkan memiliki lahan tanam yang akan ditanami rumput gajah sebagai sumber pakan utama, yang direncanakan mulai ditanam setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Sambil menanam rumput gajah, kita juga membangun kandang kolektif. Tahap pertama kita siapkan kapasitas 100 ekor per kelompok, dan itu menjadi tanggung jawab bersama,” terang Bupati.

Pemerintah daerah menargetkan pada bulan Juli mendatang mulai mendistribusikan sapi pedet kepada kelompok penerima manfaat. Bupati juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan usaha peternakan sebagai bagian dari proses regenerasi dan keberlanjutan program.

Di akhir arahannya, Bupati kembali menegaskan bahwa komitmen dan keseriusan kelompok menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

“Saya sangat bergantung pada keseriusan Bapak-Bapak semua. Pemerintah sudah menyiapkan dukungan. Tinggal kemauan dan komitmen kita untuk bekerja secara intensif dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan,” tutupnya.

Melalui Program KSB Maju Luar Biasa Agribisnis Peternakan Sapi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agribisnis, memperkuat kelembagaan kelompok masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak secara berkelanjutan.(SN01)